
Badung – Basudewa, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang fesyen berbahan tenun endek dan batik bermotif Bali, memperkenalkan produk unggulannya dalam Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Badung bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” ke-8 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Badung ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus mendukung kegiatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pemilik Basudewa, Cakra Manoaba, mengatakan keikutsertaan usahanya dalam kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan produk berbasis wastra Bali kepada masyarakat.
“Jadi di kegiatan ini kami dilibatkan sebagai UMKM Fashion untuk memperkenalkan produk-produk unggulan yang bisa dinikmati langsung oleh para yang hadir di hari ini dan tentunya hasilnya di sini juga akan digunakan untuk berbagi dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Cakra Manoaba.
Basudewa berdiri sejak 2014 dengan mengusung tagline “My Heritage, My Style”. Usaha ini mengolah kain tenun endek dan batik bermotif Bali menjadi busana siap pakai atau ready to wear yang dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas, termasuk bekerja di kantor.
Cakra menjelaskan, usaha tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap terbatasnya minat generasi muda dalam mengenakan busana berbahan kain tenun tradisional. Karena itu, Basudewa berupaya menghadirkan desain yang lebih praktis dan modern agar kain tradisional Bali tetap relevan dengan kebutuhan berpakaian masa kini.
“Sehingga Basudewa hadir untuk menjadi teman kerja atau teman ngantor bagi teman-teman semua,” ujarnya.
Dalam mengembangkan usahanya, Basudewa memperoleh dukungan dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung. Dukungan tersebut diberikan melalui pelatihan, kunjungan industri, serta kesempatan mengikuti pameran di dalam maupun luar Bali.
Menurut Cakra, pendampingan tersebut membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, memperkuat inovasi, dan memperluas jangkauan pemasaran. Ia menilai dukungan terhadap pelaku usaha lokal diperlukan agar UMKM dapat berkembang dan mempertahankan keberlanjutan usahanya.
Cakra juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dekranasda Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, atas dukungan yang diberikan kepada pelaku UMKM.
“terima kasih kepada Ketua Dekranasda Kabupaten Badung Ibu Bupati Badung, Ibu Rasniathi Adi Arnawa yang sudah terus membantu kami UMKM untuk naik kelas dan berkarya, berinovasi dan tentu saja juga berbagi,” katanya.
Partisipasi Basudewa dalam Pasar Rakyat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan busana berbahan wastra Bali kepada masyarakat. Melalui inovasi desain dan pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar, usaha ini berupaya mendukung keberlangsungan UMKM sekaligus menjaga eksistensi kain tradisional Bali.*red




