Iklan 160x600

Khofifah Lepas 116 Kafilah Jatim Menuju MTQ Nasional di Semarang

Khofifah melepas kafilah Jawa Timur menuju MTQ Nasional XXXI di Semarang
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas kafilah Jatim menuju MTQ Nasional XXXI di Semarang, 11 September 2026.

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas 116 kafilah Jawa Timur untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang. Pelepasan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (11/9/2026), dengan target membawa pulang gelar juara umum.

Sebanyak 116 anggota kafilah tersebut terdiri atas 34 official, 18 pembina, 56 peserta yang terbagi atas 28 putra dan 28 putri, serta delapan pendamping. Mereka akan mengikuti berbagai cabang dan golongan yang diperlombakan dalam MTQ Nasional XXXI yang berlangsung pada 11-20 September 2026.

Dalam ajang tersebut, peserta akan memperebutkan total 288 medali yang mencakup juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1, 2, dan 3 dari 48 cabang dan golongan.

Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh official, pembina, pendamping, serta pihak yang terlibat dalam proses pembinaan dan persiapan kafilah Jawa Timur. “Terima kasih kepada seluruh official yang membimbing, melatih dan mendampingi kafilah MTQ Jatim yang akan berangkat ke Semarang,” ujar Khofifah.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan khotmil Qur’an yang mengiringi keberangkatan para kafilah. Menurut Khofifah, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dan doa agar seluruh peserta diberikan kelancaran selama mengikuti perlombaan.

“Terima kasih peserta kafilah Jatim juga dikawal dengan khotmil Quran. Mudah-mudahan sehat, lancar, sukses, kompak dan juara umum,” kata Khofifah.

Khofifah meminta seluruh anggota kafilah menjaga komitmen yang telah disampaikan dalam ikrar serta membawa nama baik Jawa Timur selama berlaga di tingkat nasional. Ia berharap prestasi yang diraih tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga mencerminkan karakter dan akhlak yang baik.

“Jaga semua perform seperti yang tadi dibacakan ikrar untuk kafilah. Jadilah juara umum yang berkarakter, juara umum berakhlakul karimah serta juara umum yang bisa membumikan Alquran. Jaga nama baik Jawa Timur selama mengikuti MTQ Nasional,” pungkasnya.

Ketua Pelaksana Harian MTQ Jatim Abdul Hamid Abdullah mengatakan persiapan teknis dan nonteknis telah dilakukan secara matang. Para hafiz dan hafizah juga menjalani khotmil Qur’an selama 40 hari sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti kompetisi.

Menurut Abdul Hamid, sebanyak 25 peserta atau sekitar 45 persen dari kafilah yang mengikuti MTQ telah memiliki pengalaman dalam ajang serupa. Jawa Timur juga tercatat pernah meraih juara umum pada MTQ ke-29 di Banjarmasin dan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XXVII Tahun 2023 di Jambi.

“Insya Allah bisa meraih hasil terbaik, yakni juara umum. Membawa nama baik Jatim di kancah nasional bahkan internasional. Membumikan Al Qur’an di bumi Majapahit,” tandas Abdul Hamid.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menyerahkan penghargaan kepada Fehima Nahaha Asy-Syarifah yang meraih Prestasi Terbaik Kelima Cabang Hifdzil Quran 15 Juz Putri pada MTQ Internasional Raja Abdul Aziz Ke-46 di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Penghargaan tersebut berupa piala dan uang pembinaan senilai Rp15 juta.

Usai acara, Khofifah memberangkatkan kafilah Jawa Timur dari halaman Gedung Negara Grahadi bersama official, pembina, pendamping, dan peserta untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang.*red

Iklan 160x600

Suara Cakrawala Indonesia

Berani Suarakan Fakta