Iklan 160x600

Ronggolawe Nusantara Bali Dorong UMKM di TVRI Bali Cup 2

TVRI Bali Cup 2 dorong UMKM melalui lomba burung
Ronggolawe Nusantara Bali dan TVRI Bali menggelar TVRI Bali Cup 2 di halaman Kantor TVRI Stasiun Bali, Denpasar, Minggu (9/8/2026).

Denpasar – Festival dan Lomba Seni Suara Burung TVRI Bali Cup 2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pecinta burung berkicau, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor TVRI Stasiun Bali, Denpasar, Minggu (9/8/2026).

Ratusan peserta dan komunitas kicau mania mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 TVRI Bali. Kehadiran peserta dan komunitas turut membuka peluang bagi pelaku usaha di sekitar ekosistem kegiatan perburungan.

Ketua DPW Ronggolawe Nusantara Bali (RNB), Achmad Baha Udin atau Rachmat Bali, mengatakan kegiatan lomba burung dapat menggerakkan perekonomian karena melibatkan berbagai pihak.

“Untuk keseluruhannya kita event biasa 1 site itu bisa sampai 1000 lebih,” kata Rachmat.

Menurut Rachmat, tingginya mobilitas peserta dan komunitas dalam kegiatan lomba turut memberikan ruang bagi UMKM untuk menjalankan aktivitas usaha.

“Kegiatan seperti ini juga sangat membantu untuk menjangkau perekonomian yang bagus. Kita bisa menghidupkan UMKM. UMKM-nya juga berjalan. Pemain-pemain burung juga berjalan,” ujarnya.

TVRI Bali Cup 2 merupakan penyelenggaraan kedua yang digelar di lingkungan TVRI Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-48 TVRI Bali sekaligus agenda tahunan hasil kerja sama TVRI Bali dengan Ronggolawe Nusantara Bali.

Rachmat mengatakan penyelenggara menargetkan sekitar 500 peserta mengikuti lomba tahun ini. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena sejumlah kegiatan lomba burung di satu lokasi sebelumnya mampu mendatangkan peserta dalam jumlah lebih besar.

“Untuk peserta pihaknya menargetkan bisa mencapai sekitar 500 peserta. Kalau ada lebihnya ya kita bersyukur,” katanya.

Keterlibatan UMKM, kata Rachmat, akan tetap dipertahankan dalam penyelenggaraan lomba burung berikutnya. Penyelenggara berharap kompetisi tidak hanya menjadi ruang bagi kicau mania untuk bertanding, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha.

“Harapan ke depan kita tetap di lomba burung ini kita libatkan mereka. Dan event tahunan tetap kita jalankan,” ujar Rachmat.

Selain menggerakkan aktivitas ekonomi, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi komunitas pecinta burung di Bali untuk mengembangkan kemampuan sebelum mengikuti kompetisi berskala lebih besar.

“Kalau untuk pecinta burung, pihaknya berharap ke depan bisa ikut lomba di event-event. Di kelas latihan hari-hari. Baru nanti kita ikut di kelas lomba nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Bali Ir. I Gede Mustito, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Ronggolawe Nusantara Bali yang konsisten menggelar lomba burung di lingkungan TVRI Bali.

“Dan terima kasih kepada tim Rongglawe Nusantara Bali yang secara konsisten untuk menyelenggarakan Lomba Burung ini yang tentunya bertujuan untuk melestarikan satwa itu sendiri,” ujarnya.

Penyelenggaraan TVRI Bali Cup 2 memperlihatkan kegiatan komunitas dapat menjadi ruang pertemuan antara hobi, kompetisi, pelestarian satwa, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Keterlibatan UMKM menjadi salah satu unsur yang memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat di sekitar lokasi.*red

Iklan 160x600

Suara Cakrawala Indonesia

Berani Suarakan Fakta