
Badung – Peringatan Hari Anak Nasional digelar melalui kegiatan Ambawarna Raya di Wantilan Kantor Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Forum Anak Daerah (FAD) Kecamatan Abiansemal tersebut menjadi ruang bagi anak-anak taman kanak-kanak untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri melalui berbagai aktivitas edukatif.
Acara dihadiri Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Kegiatan berlangsung meriah dengan lomba mewarnai dan lomba kolase yang diikuti 64 peserta dari berbagai TK se-Kecamatan Abiansemal.
Melalui kedua perlombaan tersebut, peserta diberi kesempatan mengekspresikan imajinasi, melatih ketelitian, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap seni, keindahan, dan kebersamaan sejak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak melalui aktivitas yang kreatif dan positif.
Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi penyelenggaraan Ambawarna Raya yang dinilai mampu memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka.
“Ambawarna Raya menjadi bukti indah bahwa setiap anak memiliki potensi dan warna keunikan masing-masing yang perlu kita dukung dan asah. Anak-anak adalah amanah sekaligus penerus bangsa, yang berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, menyenangkan, mendukung kebebasan berkreasi, serta membentuk karakter yang baik dan berlandaskan kearifan lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak-hak anak.
“Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi kita semua untuk senantiasa hadir mendampingi, melindungi, serta memberikan kesempatan luas bagi anak-anak tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, santun, berbudaya, dan penuh percaya diri. Pemerintah Kabupaten Badung akan terus mendukung berbagai program positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak di seluruh wilayah desa dan kecamatan,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung, perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Perbekel Desa Ayunan, Bendesa Adat Ayunan, guru pendamping, Gerakan Badung Peduli, mahasiswa KKN Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura, serta orang tua peserta. (SCI)









